BPBD Himbau Masyarakat Lebih Waspada Dengan cuaca Exrim

BPBD Himbau Masyarakat Lebih Waspada Dengan cuaca Exrim

Koranwantara – Kuningan

Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan langkah cepat penanganan sejumlah kejadian akibat angin kencang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan laporan Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, hingga saat ini tercatat 17 pengaduan masyarakat (Dumas) terkait pohon tumbang yang masuk ke BPBD/Damkar. Lokasi laporan tersebar di Babakanmulya (Jalaksana), Manis Kidul, Cilowa, Kramatmulya, Kelapagunung, Gunungkeling, Cibentang, Gandasoli, Cirendang, Babakanteuma, Garawangi, Rajadanu, Bendungan–Sindang (jalan provinsi), Winduhaji (sekitar Makam Syech Muhibat), Kasturi, Jalan Moh. Hatta, serta Ciporang.

Dalam penanganannya, petugas melakukan pemotongan, pembersihan, dan evakuasi material pohon tumbang guna memastikan akses jalan dan aktivitas masyarakat kembali aman dan lancar.

Untuk penanganan pohon tumbang, Damkar telah menangani di 5 lokasi, meliputi: Babakanmulya (Jalaksana), Manis Kidul, Cilowa, Kramatmulya, dan Kelapagunung.

Sementara BPBD telah menangani di 5 lokasi, yakni: Babakanmulya (Jalaksana) (2 titik), Kasturi, Winduhaji (sekitar Makam Syech Muhibat), Ciporang, serta Jalan Moh. Hatta.

Selain itu, BPBD Kabupaten Kuningan mencatat rekap laporan sementara kejadian angin kencang pada beberapa titik, antara lain:

1. Dusun Manis RT 001 RW 002 Desa Kelapagunung Kecamatan Kramatmulya

2. Blok C RT 044 RW 007 Perumahan Puri Asri 2 Kelurahan Ciporang Kecamatan Kuningan

3. Blok Sukamampir Dusun Kliwon RT 012 RW 005 Desa Gunungkeling Kecamatan Cigugur

4. Dusun Cilame RT 020 RW 005 Kelurahan Cirendang Kecamatan Kuningan

Kalak BPBD Kuningan menyampaikan bahwa penanganan di lapangan masih berlangsung, dan terdapat beberapa titik yang masih dalam proses. Adapun titik yang belum tertangani akan menjadi rencana penanganan lanjutan pada besok pagi.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang, serta menghindari aktivitas di sekitar pohon besar atau area rawan saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kejadian darurat melalui saluran layanan resmi agar dapat segera ditangani petugas.

koranwantara.com

koranwantara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *