Deklarasi Damai Calon Kades, Ini Pesan Bupati Pulang Pisau

koranwantara.com – PULANG PISAU

Tahapan demi tahapan terus dilaksanakan oleh panitia pelaksana pemilihan kepala desa serentak tahun 2022 di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pesta demokrasi tingkat desa di kabupaten berjuluk Bumi Handap Hapakat ini, jatuh pada 18 April 2022.

Tepat pada hari ini, Rabu (11/5/2022), di Aula Kantor Bappedalitbang kabupaten setempat kembali dilaksanakan tahapan Deklarasi Damai diikuti calon kepala desa di 20 desa yang menggelar pemilihan serentak.

Deklarasi Damai dengan menetapkan protokol kesehatan itu, dihadiri langsung Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang, Ketua beserta Wakil Ketua DPRD Pulang Pisau, unsur forkopimda, camat, Ketua panitia pemilihan, BPD dan sejumlah tami undangan lainnya.

Dalam poin sambutannya bupati mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian daripada tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa

Dimana, lanjut bupati, para calon kepala desa sebelumnya sudah melaksanakan kampanye untuk meraih dukungan masyarakat di desanya masing-masing.

“Pelaksanaan Pilkades tahun ini berpedoman pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 tentang pemilihan kepala desa/serta tetap memperhatikan protokol kesehatan penularan Covid-19 guna antisipasi klaster baru dan pencegahan penularan Covid-19,” kata Taty sapaan akrab Bupati Pulang Pisau.

Dalam pelaksanaannya sendiri, bupati meminta kepada para calon saat berkampanye jangan melibatkan kepala desa, perangkat desa, anggota BPD, dan pengurus atau unsur partai politik.

“Jadi, saya ingatkan saat berkampanye tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengedepankan etika, moralitas serta adat istiadat masyarakat setempat, tentu dengan menerapkan prokes,” pesannya.

Kemudian lagi, kata bupati, dia meminta kepada seluruh calon kades memiliki tekad dan prinsip siap memang dan siap kalah. Sebab, ungkapnya, yang akan menjadi kepala desa itu tidak lain calon yang memiliki suara terbanyak dan suara sah.

“Karena itu sudah hukumnya dalam proses demokrasi, khususnya pada pemilihan kades,” tukasnya.

Terakhir, Taty mengimbau agar seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan situasi yang kondusif, dan khusus kepada pada calon kades untuk tidak membawa atau menyebarkan isu yang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan selama pelaksanaan pilkades ini.

“Karena masih nuansa Idul Fitri 1443 H, saya pribadi beserta keluarga dan atas nama Pemkab Pulang Pisau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga Tuhan memberikan kesehatan dan umur panjang hingga bertemu kembali di Ramadhan tahun depan,” ucapnya sembari menutup sambutan.(M.sapawi)

Leave a Reply

%d bloggers like this: