Ketum Lambok F Sihombing Turun Langsung Hadiri Rapat Rekonsiliasi DPD PBB Sumatera Selatan

koranwantara.com - Palembang

Mengingat permasalahan di internal DPD Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Sumsel setahun terakhir yang tak kunjung selesai, akhirnya lewat inisiatif Pengurus DPP Pusat dan pengurus DPD dan DPC se Sumatera Selatan gelar rapat rekonsiliasi,( Sabtu,12/3/2022)

Rapat yang di gelar di Auditorium Kadin Pendidikan Kota Palembang tersebut di hadiri Ketua Umum dan jajarannya, serta Ketua DPD Hotniel Simorangkir, Sekretaris Daerah (Sekda) Apriyadi Sinaga beberapa pengurus DPD dan para Ketua DPC-DPC beserta anggotanya, juga di hadiri sebagian PAC se Sumatera Selatan (Sumsel).

Di tengah berlangsungnya acara sempat terjadi insiden dan ketegangan di sesi tanya jawab saat beberapa anggota menyampaikan pandangan saran dan pendapat, yang akhirnya rapat dapat dilanjutkan kembali, setelah Ketum Lambok F Sihombing langsung memberikan teguran dan himbauan untuk tetap tenang dan memberikan kesempatan bagi Rekan yang lain untuk berbicara menyampaikan pendapat.

Setelah suasana kembali kondusif Ketua Umum kembali menanyakan apakah seluruh yang hadir setuju diadakannya rekonsiliasi dengan serentak memberikan jawaban dengan kata “Setuju”

Pada umumnya peserta rapat memang sangat mengharapkan adanya rekonsiliasi, mengingat konflik internal yang terjadi di DPD tersebut sudah sering dikeluhkan dan disayangkan oleh seluruh pengurus dan anggota PBB se Sumsel selama ini.

Ini dapat terlihat ketika para Ketua DPC dan beberapa anggota lainnya mengatakan harapan yang sama saat menyampaikan saran dan pendapat untuk dilakukannya rekonsiliasi yang juga merupakan aspirasi seluruh anggota yang ada di wilayahnya masing-masing.

Menurut mereka (para Ketua DPC) akibat kekisruhan atau kemelut yang terjadi di kepengurusan DPD Sumsel, telah berimbas dan berdampak fatal terhadap kesolidan anggota yang ada di DPC yang membuat perpecahan ditengah anggota karena adanya pro kontra dalam menyikapi permasalahan yang ada.

Dan mereka berpendapat bahwa, untuk mengatasi semuanya supaya DPP Pusat, dalam hal ini Ketum beserta jajaran untuk mengambil sikap dan langkah tegas untuk mengaktifkan struktur kepengurusan sesuai SK yang sudah dikeluarkan oleh DPP Pusat mengaktifkan kembali Sekretaris Daerah (Sekda) Apriyadi Sinaga yang sebelumnya diberhentikan sepihak oleh Ketua DPD Hotniel Simorangkir tanpa kordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat.

Wartawan KORAN WANTARA mencoba mewawancarai salah satu Ketua DPC yang hadir, Hotler Situmorang yang merupakan Ketua DPC Kabupaten Musi Rawas didampingi Ketua DPC Lubuklinggau Amberdy Situmorang, Ketua DPC Prabumulih Edy Fernando Sitanggang dan beberapa Ketua DPC lainnya mereka sependapat bahwa, penyelesaian permasalahan yang terjadi di DPD sebenarnya cukup sederhana cukup kembali ke struktur kepengurusan sesuai SK Kepengurusan yang dikeluarkan oleh DPP Pusat.

“Tindakan pemberhentian pengurus secara sepihak oleh Hotniel Simorangkir sebagai Ketua DPD telah mencederai dan menabrak AD/ART yang berlaku di Organisasi PBB”

“Tindakan tersebut terkesan arogan sehingga membuat kemelut dan perpecahan di internal DPD,DPC hingga ke tingkat PAC, ” Ujar Hotler dan Ketua DPC lainnya mengatakan di sela-sela rapat berlangsung

Hotler Situmorang juga mengatakan, permasalahan yang tidak dapat diselesaikan hingga hampir setahun oleh Hotniel sebagai Ketua DPD, adalah bukti kegagalannya memimpin, akibat kebijakan dan keputusannya yang salah, main pecat tanpa prosedur sesuai aturan yang berlaku di Ormas PBB, “Ucapnya dan dibenarkan juga oleh Rekan-rekannya sesama Ketua DPC lainnya.

Sementara itu Ketua Umum Lambok F Sihombing saat diawal memberikan kata sambutan menekankan supaya rapat yang di gelar tersebut membuahkan hasil yang terbaik untuk kembalinya berjalannya roda organisasi.

“Lewat konflik yang terjadi di DPD Sumsel saat ini mudah-mudahan menjadi pembelajaran untuk kita lebih berhati-hati, baik tindakan melakukan satu keputusan atau kebijakan”

“Sebenarnya kalau saja di tindaklanjuti SK yang sudah dikeluarkan oleh DPP Pusat untuk pengaktifan kembali Sekretaris Daerah Apriyadi Sinaga barangkali kekisruhan berkepanjangan ini tidak akan terjadi ”

“Setahu Kami SK yang dikeluarkan untuk pengaktifan kembali Apriyadi Sinaga sudah berjalan dan Saudara Apriyadi sudah bekerja sesuai tugas dan fungsinya, akan tetapi kami baru mengetahui jika SK tersebut belum dijalankan dan ditindaklanjuti ketika di hari pelantikan DPC kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi rawas beberapa waktu lalu, dan terus terang Kami dari DPP kaget, “Ungkap Ketum Lambok seperti berupaya menyembunyikan kekecewaannya.

“Jadi bila ada yang mengatakan konflik ini sudah bertahun tapi pihak DPP kurang memberikan perhatian itu keliru, sebab setelah kami mendapatkan laporan tentang adanya masalah ini, Kami langsung mempelajari dan menindaklanjuti dengan mengeluarkan SK pengaktifan kembali Saudara Apriyadi Sinaga dan menggugurkan surat pemberhentian yang dikeluarkan Ketua DPD ”

Tapi sudahlah,kita tidak perlu lagi saling menyalahkan, intinya hari ini kita harapkan rapat ini menghasilkan satu keputusan yang terbaik seperti harapan Rekan-rekan sekalian, demi kemajuan organisasi yang kita cintai ini, “Ujar Ketua Umum ini diakhir sambutannya.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya sekalipun sempat terjadi insiden,dan sempat diwarnai ketegangan akhirnya rapat ini juga menemukan hasil kesepakatan rekonsiliasi memutuskan pengaktifan kembali Sekretaris Daerah (Sekda) Apriyadi Sinaga.

Saat Koran Wantara mencoba mewawancarai beberapa peserta rapat hampir semua mengatakan bahwa hasil rapat sudah sesuai dengan harapan mereka dan mengatakan inilah keputusan yang mereka nantikan selama ini rekonsiliasi untuk berjalannya organisasi.

“Rekonsiliasi inilah yang kita tunggu-tunggu sebenarnya, supaya kita lebih fokus lagi dan adanya kepastian secara kepengurusan, jadi tidak membuat kita bingung, kalaupun tadi ada keributan sedikit, yang penting ada kesimpulan jadi permasalahan ini tidak lagi berlarut-larut,”Kata Edi Fernando Sitanggang salah satu Ketua DPC dari Kabupaten Prabumulih ini saat memberikan tanggapannya.
(BINSAR SIADARI)

Leave a Reply

%d bloggers like this: