Giman Bersyukur Bisa Berobat Gratis Karena Terdaftar Sebagai Peserta JKN-KIS

koranwantara.com – Lampung Utara

Maag kronis atau disebut juga gastritis kronis adalah gangguan pencernaan akibat peradangan dinding lambung yang muncul secara perlahan dan bisa bertahan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Gejala maag kronis tidak boleh diabaikan begitu saja, karena jika tidak ditangani, akan berisiko menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Sebagai penderita maag kronis, Giman Sudarno harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Warga Tanjung Aman ini mengaku sudah 3 bulan terakhir mengidap maag kronis dan sangat bersyukur bisa berobat secara gratis karena telah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS.

“Kepesertaan saya ini gratis karena ditanggung oleh pemda. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika saya bukan peserta JKN sedangkan saya memiliki penyakit yang membutuhkan pengobatan terus menerus seperti ini,” ujar Giman kepada media, Rabu (23/02).

Setiap minggunya Giman harus kontrol ke Rumah Sakit Handayani untuk melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau perkembangan sekaligus mencegah komplikasi maag kronis yang dideritanya.

“Di titik ini saya merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS. Bagi saya ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat khususnya yang bagi yang kurang mampu,” tuturnya.

Saat ditanyakan mengenai layanan kesehatan yang diterima, Giman mengaku mendapatkan perawatan yang baik dari tenaga medis dan tidak merasa dipersulit dalam proses administrasi.

“Memang ada prosedurnya, kita cukup menyiapkan berkas yang diperlukan dan mengikuti alur yang ada. Kalau bingung kan nanti diarahkan oleh pihak faskesnya harus kemana. Saya selalu menyarankan orang disekitar untuk segera mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan karena saya sendiri sudah membuktikan manfaatnya,” lanjut Giman.

Kini yang harus Giman lakukan adalah melakukan pola hidup sehat dan mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter secara teratur agar kondisinya segera pulih seperti sedia kala. Ia juga harus disiplin kontrol ke rumah sakit secara terjadwal, tak lupa membawa kartu KIS agar pelayanannya dijamin oleh BPJS Kesehatan.(Ew)

Leave a Reply

%d bloggers like this: