Percepatan Penurunan Stunting di NTT Bulog Gelontorkan Beras Fortivit

koranwantara.com – jakarta

Perum BULOG melalui program “BULOG Peduli Gizi” bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kembali menggelontorkan Beras Fortivit (beras bervitamin) kepada keluarga penerima di Timor Tengah Selatan – Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada 2021 lalu, hal yang sama juga dilakukan untuk Kabupaten Kupang, guna mendukung percepatan penurunan angka prevalensi stunting di NTT.

Acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara hybrid yang dihadiri oleh Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, dan Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter, pada Jumat (11/2/2022).

Adapun bantuan yang diberikan pada kesempatan ini sebanyak 11.460 kilogram (kg) untuk 191 jiwa.

“BULOG Peduli Gizi, merupakan wujud nyata Perum BULOG di tengah masyarakat dalam mendukung penurunan prevalensi Balita BGM (Bawah Garis Merah), yang merupakan generasi emas penerus bangsa. Melalui penyediaan bahan pangan sehat, seimbang serta terjaminnya keamanan bagi balita, salah satunya melalui beras Fortivit,” kata Febby yang hadir melalui aplikasi zoom.

Febby menambahkan, bahwa terobosan fortifikasi produk pangan seperti pada garam, tepung terigu, minyak dan beras yang telah dikembangkan saat ini sangat bermanfaat guna meningkatkan kualitas nutrisi di makanan, contoh nyatanya seperti yang telah dilakukan BULOG pada Beras Fortivit, dan BULOG siap mendukung dan menjadi partner dalam penyediaan bahan pangan pokok berfortifikasi.

Menurut Hasto Wardoyo, yang juga mengikuti secara daring menyampaikan bahwa, pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting 14 persen di 2024 dan target pembangunan berkelanjutan pada 2030 berdasarkan capaian 2024.

Pihaknya sangat berharap, dukungan penuh dari para pihak guna mewujudkan Indonesia Bebas Stunting.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perum BULOG, atas bantuan yang diberikan, termasuk sebelumnya Perum BULOG juga telah memberikan bantuan serupa di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Bandung Barat,” kata Hasto.

Selanjutnya, Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Piter, yang hadir langsung di lokasi acara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepedulian BULOG dan BKKBN terhadap warga Timor Tengah Selatan.

“Semoga dengan bantuan mulia dari BULOG yang bekerja sama dengan BKKBN itu, harapannya angka prevalensi stunting di Timor Tengah Selatan dapat ditekan hingga menjadi 0 persen,” kata Egusem Piter.

Semoga acara ini, dapat dijadikan daya ungkit bagi kolaborasi dan konvergensi antara Perum BULOG, BKKBN dan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan dan dapat diadaptasi pula di daerah lainnya dalam rangka membangun bangsa mewujudkan Indonesia Sejahtera dan Bebas Stunting

Leave a Reply

%d bloggers like this: