Menkominfo: Proses Seleksi Anggota KIP Dilakukan Terbuka

koranwantara.com – Jakarta

Seluruh proses seleksi Anggota Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) dipastikan dilakukan secara terbuka.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, menegaskan keterbukaan juga dilaksanakan untuk pemilihan tim seleksinya dari Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Tidak ada (informasi tertutup), semuanya kan prosesnya dilaksanakan secara terbuka, tim seleksinya pun dilaksanakan secara terbuka dari Ditjen IKP. Jadi saya kira itu diumumkan, semuanya terbuka,” ujar Menkominfo, di sela-sela Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Menkominfo, Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI di gedung DPR RI Senayan Jakarta, pada Selasa (18/1/2022).

Raker bersama Komisi I DPR RI itu juga dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba; Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Ismail; Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, serta Staf Khusus Menkominfo Philip Gobang dan Rosarita Niken Widiastuti.

Menurut Menkominfo, setelah Tim Seleksi dari Ditjen IKP melakukan proses seleksi, maka akan dilaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Hingga saat ini, Kementerian Kominfo masih menunggu jadwal uji kelayakan dan kepatutan tersebut dari DPR.

“Kan ada di DPR, nanti DPR yang akan melakukan fit and proper test-nya dan menentukan hasilnya dari Komisi Informasi Pusat. Jadi kita tunggu saja dari DPR,” imbuh Menkominfo.

Sebelumnya, sebanyak 21 orang calon anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) periode 2021-2025 masuk ke tahap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang akan dilakukan oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Selanjutnya setelah fit and proper test pada 21 orang calon anggota KIP tersebut, akan ditetapkan tujuh orang sebagai anggota Komisi Informasi Pusat periode 2021-2025.

Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KIP, Usman Kansong menjelaskan, 21 nama calon anggota KIP tersebut telah melalui sejumlah tahapan seleksi, yang dimulai sejak 29 Agustus 2021 lalu oleh pemerintah.

“Hari ini, 7 Desember 2021, Menkominfo menyampaikan 21 nama calon anggota Komisi Informasi Pusat periode 2021-2025 kepada presiden,” ujar Usman Kansong didampingi Wakil Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KIP, Phillip J Gobang di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Selasa (7/12/2021) lalu.

Usman Kansong yang juga Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo menjelaskan, seleksi rekrutmen calon anggota KIP dilakukan oleh Panitia Seleksi yang ditugaskan melalui Keputusan Menteri Kominfo No.405 Tahun 2021 tentang Panitia Seleksi Rekrutmen Calon Anggota KIP Periode 2021-2025.

Dalam Surat Keputusan Menteri Kominfo tersebut, tujuh panitia seleksi yang ditunjuk antara lain:

Usman Kansong, S,Sos MSi sebagai Ketua merangkap Anggota;

Phillip J Gobang M.Si sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota;

Dr. Ahmad Ramli SH, MH, FCBARB sebagai Anggota;

Hikmahanto Juwana SH, LL.M, PhD sebagai Anggota;

Ninok Leksono, M.A sebagai Anggota;

Ir. Slamet Soedarsono MPP, QIA, CRMP, CGAP sebagai Anggota;

Abdul Malik Gismar, PhD sebagai Anggota.

“Pendaftaran peserta rekrutmen dibuka pada 6-21 September 2021 dan terdapat 609 pendaftar yang menyampaikan persyaratan pendaftaran secara online melalui laman seleksi,” jelas Usman Kansong.

Pada seleksi tahap pertama, lanjut Dirjen IKP Kominfo, terdapat 171 peserta yang dinyatakan lulus administrasi.

Sedangkan pada seleksi tahap II berupa  tes Penulisan Makalah yang digelar pada 5 Oktober 2021, ada 63 peserta yang lolos ke tahap berikutnya.

“Seleksi wawancara dilaksanakan pada 29 November 2021 terhadap 36 peserta yang dinyatakan lulus tahap ketiga, yang dinilai berdasarkan unsur-unsur penilaian yang telah ditetapkan Panitia Seleksi,” imbuh Dirjen IKP.

Selain penilaian kuantitatif, kata Dirjen IKP Kominfo, Panitia Seleksi juga membuka dan menerima masukan rekam jejak terhadap peserta pada 12-27 Oktober 2021.(RE)

Leave a Reply

%d bloggers like this: