35 views

Pemdes Lenggahjaya Bersama Muspika Tangani Warga Korban Longsor Tanggul Citarum

koranwantara.com – CABANGBUNGIN

Pemerintah Desa Lenggahjaya bersama Muspika Cabangbungin merespon cepat musibah longsor tanggul Citarum yang terjadi pada Selasa malam (11/01/22). Pemerintah setempat langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi dengan membuat tenda pemantau darurat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sosial juga telah mengirimkan bantuan kebutuhan pangan untuk keluarga korban longsor berupa beras, makanan ringan, selimut, tikar dan peralatan dapur.

Kepala Desa Lenggahjaya Sadih Muhammad Farhan menerangkan kronologi kejadian longsor tersebut bermula pada saat cuaca turun hujan. Lalu sekitar 22.00 malam longsor terjadi dan mengakibatkan tiga rumah warga rusak berat.

“Peristiwa longsor ini terjadi pada jam 10 malam ketika cuaca masih diguyur hujan, yang berakibat tiga rumah terdampak,” katanya saat diwawawancara di rumah warga yang terdampak longsor di Kampung Tapak Serang, Rabu (12/01/22).

Pemerintah Desa Lenggahjaya telah melakukan penanganan cepat pada warga yang terdampak dengan melakukan evakuasi terutama pada tiga keluarga yang berada di rumah yang rusak.

“Kita sudah evakuasi warga kita terutama penghuni rumah yang terdampak tersebut, jangan sampai ada korban,” tuturnya.

Untuk penanganan rumah rusak akan dibahas bersama Muspika Cabangbungin apa saja langkah yang akan dilakukan ke depan. Sebab, menurut Sadih kejadian tersebut bersamaan dengan diperbaikinya tanggul Sungai Citarum yang amblas pada pekan lalu.

“Kalaupun kita akan perbaiki di sini berbenturan dengan pekerjaan tanggul,” ungkapnya.

Sadih berharap, perbaikan tanggul yang tengah dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum lebih dioptimalkan, mengingat curah hujan yang intensitasnya tinggi dan debit air yang naik kembali, sementara tanggul masih dalam kondisi perbaikan.

“Dengan keadaan tanggul yang masih seperti ini, warga sangat khawatir. Jangan sampai ada korban lagi,” tegasnya.

Sebagai antisipasi terjadinya longsor kembali yang bisa berdampak kepada warga yang tinggal di sekitar tanggul, Pemdes Lenggahjaya telah mengirim surat permohonan kepada instansi terkait agar pekerjaan tanggul dibuat permanen dan sosialisasi kepada warga mengenai relokasi jika longsor susulan terjadi.(Gilang)

Leave a Reply

%d bloggers like this: