Kominfo Siapkan VSAT di Posko Bencana Letusan Semeru

koranwantara.com – Jakarta

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), melalui Badan Layanan Umum (BLU) Bakti Kominfo, menyiapkan Very Small Aperture Terminal (VSAT) untuk posko-posko bencana letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Hal ini ditegaskan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, Selasa (7/12/2021) di Jakarta.

Menkominfo menjelaskan, perangkat penerima sinyal ini digunakan untuk menghasilkan akses internet wi-fi yang langsung dihubungkan satelit di daerah terdampak bencana yang tak terjangkau sinyal telekomunikasi.

“Kominfo, melalui BLU Bakti, langsung bergerak cepat menyediakan VSAT (setelah terjadi bencana), khusus untuk memberi dukungan ke posko-posko bencana, untuk layanan bagi masyarakat terdampak,” ujar Menkominfo di Jakarta pada Selasa (7/12/2021).

Menurut Menkominfo, langkah tanggap darurat ini sudah dilakukan dengan cepat dengan harapan bisa membantu penanganan bencana dalam situasi ini.

Upaya ini diharapkan bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat terdampak, terutama dari sisi layanan telekomunikasi yang terganggu akibat letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

“Masalah bencana di Indonesia bukan hal baru, sering terjadi. Karena itu dari sisi telekomunikasi, operator seluler, operator jaringan tulang punggung (backbone) kabel optik dan Bakti Kominfo sudah tahu apa yang harus dilakukan,” kata Johnny.

Lebih lanjut Menkominfo menjelaskan, pihaknya telah memetakan dua kendala telekomunikasi di Kabupaten Lumajang akibat terdampak letusan Gunung Semeru.

Pertama adalah tidak beroperasinya atau matinya layanan Base Tranceiver Station (BTS) akibat terputus sambungan listrik, namun sudah dilakukan pemulihan (recovery) oleh PLN.

“Ini disebabkan oleh sambungan listrik yang putus karena PLN bermasalah di sana, sehingga kita perlu siapkan genset standby di sana,” kata Johnny.

Kedua adalah kendala putusnya kabel-kabel fiber optik milik PT Telkom dan XL Axiata yang dipergunakan untuk layanan data dalam jumlah besar kedua operator telekomunikasi tersebut.

Dalam hal ini, kata dia, Telkom sudah mencari alternatif jalur transmisi data melalui kabel optik di wilayah aman.

“Demikian juga XL Axiata yang melakukan mitigasi dan jalan keluar, karena jembatan yang putus (akibat erupsi Gunung Semeru) menyebabkan kabel (fiber optik) putus juga,” tuturnya.

Menkominfo juga menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat erupsi gunung yang terjadi secara mendadak itu.

Meski begitu dia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang langsung bergerak cepat untuk membantu warga terdampak dengan langsung memberikan bantuan baik materiil maupun tenaga.

“Atas nama pribadi, keluarga, maupun Kominfo, Pemerintah, kami sampaikan rasa duka mendalam atas korban letusan Gunung Semeru yang meninggal dunia. Ada banyak yang meninggal dunia, tentu dengan harapan dan doa semoga mereka mendapat tempat yang layak disisiNya,” kata Menkominfo.

Leave a Reply

%d bloggers like this: