88 views

PLN Siapkan Sembilan Genset di Daerah Terdampak Erupsi Semeru

koranwantara.com – jakarta

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menyiapkan sembilan genset portabel untuk memperlancar jaringan komunikasi di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Senior Manajer Distribusi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Andriansyah, melalui keterangan tertulisnya,  Minggu (5/12/2021).

“Kami menyiapkan genset untuk membantu lokasi di sekitar area terdampak bencana ini, dalam upaya koordinasi operasional supaya komunikasi bisa berjalan dengan lancar,” kata  Adriansyah.

Sembilan genset portabel itu didatangkan dari Unit Layanan Pelanggan terdekat, dengan rincian delapan genset berkapasitas 2,2 sampai 4,0 kilowatt dan satu genset berkapasitas 23 kilowatt.

Menurutnya, langkah penanganan itu merupakan upaya perseroan untuk memulihkan daerah terdampak erupsi.

Selain genset portabel, PLN juga menyiapkan 25 personel untuk memulihkan jaringan listrik, membangun posko darurat bencana, hingga memberikan bantuan logistik, makanan, dan dapur umum.

“Kami memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak di lokasi bencana,” ujar Adriansyah.

PLN mencatat ada 112 gardu yang terdampak erupsi Gunung Semeru, sehingga mengakibatkan 30.523 pelanggan mengalami pemadaman listrik.

Hingga pukul 10.00 WIB, Minggu (5/12/2021), perseroan telah memulihkan 33 gardu listrik dan menyisakan 79 gardu listrik yang masih padam.

Perseroan menargetkan 69 gardu listrik bisa kembali menyala besok dengan menarik jaringan transmisi listrik dan bangun baru 300 meter menyambung ke feeder Ampel Gading dari Supit.

“Dari 79 trafo yang melingkupi 22.826 pelanggan ini 69 trafo bisa kami normalkan,” katanya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero)  telah memulihkan 30 gardu listrik dari total 112 gardu listrik yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
Hal tersebut disampakan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur  Adi Priyanto, melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/12/2021).

“Kami telah memulihkan dan menyalakan kembali 30 gardu terdampak. Alhasil sudah ada 7.508 pelanggan terdampak telah mendapatkan suplai listrik,” ujar Adi Priyanto.

Leave a Reply

%d bloggers like this: